Teori Sosiologi Modern dibagi menjadi
4(empat):
|
NO
|
TEORI
|
TOKOH
|
PEMIKIRAN
|
CONTOH APLIKASI
|
|
1
|
Teori Pertukaran Sosial
|
George Homans
|
· Semua tindakan yang dilakukan oleh seseorang, makin sering satu
bentuk tindakan tertentu memperoleh imbalan, makin cenderung orang
tersebut menampilkan tindakan tertentu tadI
· perilaku seseorang dimunculkan karena berdasarkan
perhitungannya, akan menguntungkan bagi dirinya, demikian pula sebaliknya
jika merugikan maka perilaku tersebut tidak ditampilkan.
|
pola-pola
perilaku di tempat kerja, percintaan, perkawinan, persahabatan, dll.
|
|
2
|
Teori Struktural Fungsional
|
Emile Durkheim, Talcot Parson
|
· masyarakat adalah sebuah kesatuan dimana
di dalamnya terdapat bagian – bagian yang dibedakan. Bagian-bagian dari
sistem tersebut mempunyai fungsi masing – masing yang membuat sistem menjadi
seimbang
· masyarakat dapat mempertahankan integritas dan koherensinya di masa
modern, ketika hal-hal seperti latar belakang keagamaan dan etnik bersama
tidak ada lagi.
· Talcot Parson: ada empat fungsi penting yang mutlak dibutuhkan
bagi semua system social, meliputi adaptasi (A), pencapaian tujuan atau goal
attainment (G), integrasi (I), dan Latensi (L). empat fungsi tersebut
wajib dimiliki oleh semua sistem agar tetap bertahan (survive)
|
Perubahan sosial, ikatan primordialisme dan etnosentrisme
|
|
3
|
Teori Konflik
|
Thomas Hobbes, Karl Marx, Ralf Dahrendorf
|
· Thomas Hobbes: homo homini lupus. Agar terjadi integrasi dalam
masyarakat harus ada KONTRAK SOSIAL
· Karl Marx: pertentangan kaum borjuis dan proletar. Motif ekonomi
mendasari konflik.
· Ralf Dahrendorf: semua sistem sosial itu dikoordinasi secara
imperatif. Dalam hal ini, koordinasi yang mengharuskan adanya otoritas
merupakan sesuatu yang sangat esensial sebagai suatu yang mendasari semua
organisasi sosial. Berkenaan dengan hal tersebut maka dalam suatu sistem
sosial mengharuskan adanya otoritas, dan relasi-relasi kekuasaan yang menyangkut
pihak atasan dan bawahan akan menyebabkan timbulnya kelas. Dengan demikian
maka tampaklah bahwa ada pembagian yang jelas antara pihak yang berkuasa
dengan pihak yang dikuasai. Konflik terjadi antara pihak yang berkuasa dan
pihak yang dikuasai
|
Demo buruh, konflik antar partai, konflik angkutan berbasis
aplikasi dan angkot
|
|
4
|
Interaksionisme Simbolik
|
George Herbert
Mead
|
·
orang bertindak berdasarkan makna
simbolik yang muncul dalam sebuah situasi tertentu. Simbol adalah
representasi dari sebuah fenomena, dimana simbol sebelumnya sudah disepakati
bersama dalam sebuah kelompok dan digunakan untuk mencapai sebuah kesamaan
makna bersama.
·
Simbol dibedakan menjadi dua, yakni:
1.
Simbol verbal (penggunaan kata-kata
atau bahasa, contohnya kata ‘motor’ itu merepresentasikan tentang sebuah
kendaraan beroda 2).
2.
Simbol nonverbal (lebih menekankan
pada bahasa tubuh atau bahasa isyarat) contoh: lambaian tangan, anggukan
kepala, gelengan kepala. Semua itu tadi mempunyai makna sendiri-sendiri yang
dapat dipahami oleh individu-individu
|
Komunikasi, sosialisasi, kiriman bunga di balai kota untuk Ahok.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar