1. Perencanaan sosial.
Perencanaan sosial adalah suatu kegiatan untuk mempersiapkan masa depan
kehidupan masyarakat secara ilmiah dan bertujuan melakukan antisipasi dini
terhadap berbagai tantangan maupun hambatan.Secara praktis, perencanaan sosial dapat diterapkan dalam penyusunan
program-program pengentasan kemiskinan. Penanggulangan masalah kemiskinan harus
melibatkan semua pihak mulai dari
perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi bahkan sampai pada proses
pengambilan keputusan.
2. Penelitian.
Dalam bidang penelitian masyarakat, sosiologi memiliki
kelebihan dibandingkan ilmu-ilmu yang lain, karena :
1) Memahami simbol kata, kode, serta
berbagai istilah yang digunakan masyarakat sebagai obyek penelitian empiris.
2) Pemahaman terhadap pola tingkah laku
manusia dalam masyarakat.
3) Kemampuan untuk mempertimbangkan
berbagai fenomena sosial yang timbul dalam kehidupan masyarakat, terlepas dari
prasangka subyektif.
4) Kemampuan melihat kecenderungan arah
perubahan tingkah laku anggota masyarakat akibat faktor penyebab tertentu.
5) Kehati-hatian dalam menjaga pemikiran
yang rasional sehinga tidak terjebak dalam pola pikir yang tidak jelas.
3. Pembangunan.
Pembangunan merupakan suatu proses perubahan di segala bidang
kehidupan yang dilakukan secara sengaja berdasarkan suatu perencanaan tertentu.
Proses pembangunan bertujuan untuk meninghkatkan taraf hidup rakyat. Sosiologi
dapat mendukung tercapainya tujuan tersebut melalui analisa sosial terhadap dampak-dampak
pembangunan dan rekayasa sosial.Titik fokus pembangunan bukan hanya pada
persoalan ekonomi, tetapi juga pada persoalan-persoalan kemanusiaan.
Bagaimana sosiologi dapat diterapkan dalam pembangunan?Soerjono
Soekanto, menguraikan kegunaan sosiologi bagi pelaksanaan pembangunan,
sebagai berikut :
1) Pada tahap perencanaan, sosiologi
dapat digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan sosial, pusat perhatian sosial, stratifikasi sosial serta sistem dan saluran komunikasi sosial.
2) Pada tahap pelaksanaan, sosiologi
dimanfaatkan untuk melakukan indentifikasi terhadap kekuatan-kekuatan sosial dalam masyarakat serta mengamati
proses perubahan sosial yang terjadi.
3) Pada tahap evaluasi, sosiologi dapat
melakukan suatu kajian ataupun analisa terhadap dampak-dampak sosial dari keseluruhan proses
pembangunan.
4.
Pemecahan masalah sosial.
Masalah sosial adalah suatu ketidak-sesuaian antara
unsur-unsur sosial yang membahayakan kehidupan masyarakat.Jika terjadi masalah sosial,
sosiologi dapat menyarankan solusi untuk menanggulanginya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar