Selasa, 03 Oktober 2017

PENGUMPULAN DATA PENELITIAN


PENGUMPULAN DATA PENELITIAN
Pengumpulan data adalah kegiatan mencari dan mengumpulkan data dari lapangan untuk menjawab masalah penelitian.
Teknik pengumpulan data, sebagai berikut:
1)   Angket/kuesioner.
Angket adalah suatu daftar yang berisi pertanyaan yang harus dijawab oleh responden secara tertulis.
Kelebihan:
a)      tidak memerlukan hadirnya peneliti (dapat dikirim lewat pos)
b)      dapat dibagikan secara serentak
c)      responden dapat menjawab sewaktu-waktu
d)      tidak perlu menyebut nama responden (anonim)
e)      semua responden akan mendapat pertanyaan yang sama
Kelemahan:
a)      responden tidak teliti dalam menjawab
b)      sukar untuk mengukur validitas
c)      kadang-kadang jawaban yang diberikan tidak jujur.
d)      kadang-kadang angket tidak dikembalikan
e)      jika dikirim ke tempat yang jauh, lama pengembaliannya.
2)   Observasi/Pengamatan.
Observasi adalah pengumpulan data melalui proses pengamatan langsung di lapangan.
Observasi dibedakan :
a)      Observasi partisipasi (terlibat). Pengamat melibatkan diri secara langsung dalam lingkungan obyek pengamatan. Misalnya, peneliti ikut terlibat dalam kegiatan gotong-royong masyarakat sebagai obyek penelitian yang diamati.
b)      Observasi non-partisipasi (tidak terlibat). Peneliti tidak melibatkan diri secara langsung pada obyek yang diamati. Misalnya, pengamatan terhadap pola perilaku pengamen jalanan.
Kelebihan :
a)      pengamat langsung mencatat hal-hal yang berkaitan dengan obyek penelitian
b)      mendapatkan data langsung dari subyek yang diamati
c)      dapat mengamati tingkah laku non-verbal
d)      memungkinkan untuk studi antar waktu
Kelemahan:
a)      memakan waktu lama
b)      tidak dapat untuk suatu fenomena yang lama
c)      ada kegiatan yang tidak mungkin diamati
d)      sulit mengontrol faktor-faktor yang mempengaruhi tingkah-laku
3)   Wawancara
Wawancara adalah dialog untuk mendapatkan informasi dari responden.
Wawancara dibedakan:
a)      Wawancara bebas: bebas menanyakan apa saja pada responden tanpa pedoman
b)      Wawancara terpimpin: wawancara dengan dibekali pedoman wawancara (pertanyaan) secara lengkap dan rinci.
c)      Wawancara bebas terpimpin: kombinasi antara bebas dan terpimpin.
Kelebihan:
a)      dapat menilai keadaan pribadi responden
b)      tidak mengenal batasan umur dan pendidikan, luwes.
Kelemahan:
a)      kurang efisien waktu, tenaga dan biaya
b)      mudah terpengaruh keadaan
c)      mudah terpengaruh tekanan dari pihak tertentu.
a.       Analisa Data
Dalam menganalisis data, seorang peneliti harus berpedoman pada sifat data yang dimiliki, apakah bersifat kuantitatif ataukah kualitatif.
ü  Dalam penelitian kualitatif, data yang diperoleh melalui wawancara dipaparkan dan dicari kesesuaian antara informan yang satu dengan lainnya. Data yang dipaparkan dianalisis dan diinterpretasikan dengan mengacu pada kerangka teori/kajian pustaka. Jika data diperoleh melalui hasil observasi maka data tersebut dideskripsikan dan dinarasikan untuk memperkaya hasil wawancara melengkapi data.
ü  Dalam penelitian kuantitatif, analisa data dilakukan dengan cara data yang terkumpul dikelompokkan, diurutkan, diklasifikasikan, dibuat tabulasi data serta dicarikan kecenderungan data.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar